Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Tanah Abang

Polisi menangkap seorang pria berinisial SMA yang diduga membunuh seorang perempuan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pria asal Kabupaten Tangerang itu diamankan setelah sempat melarikan diri dengan menggunakan identitas palsu dan berpindah-pindah tempat.

Penangkapan dilakukan personel Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Minggu (13/9) sekitar pukul 09.50 WIB. Perburuan terhadap SMA berlangsung setelah peristiwa pembunuhan yang terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (12/9).

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rohim mengatakan, terduga pelaku melakukan sejumlah upaya untuk menghindari pengejaran. Selain memakai identitas yang bukan miliknya, SMA diduga berusaha melenyapkan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Dalam pelariannya, pelaku menggunakan identitas palsu, berupaya menghilangkan barang bukti, serta kabur dengan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas,” kata Rohim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/9).

Percekcokan disebut menjadi pemicu

Berdasarkan keterangan kepolisian, pembunuhan itu bermula dari perselisihan verbal antara SMA dan korban. Percekcokan tersebut kemudian berujung pada tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Rohim menyebut terduga pelaku membunuh korban dengan cara mencekik. Namun, kepolisian belum memerinci isi perselisihan maupun rangkaian kejadian sebelum cekcok tersebut berubah menjadi aksi kekerasan.

“Motif dari pembunuhan ini adalah karena cekcok mulut antara pelaku dengan korban, di mana dalam pelaku mengeksekusi korban dengan mencekik korban,” ujar Rohim.

Keterangan yang disampaikan polisi juga belum menjelaskan hubungan antara korban dan terduga pelaku. Identitas perempuan yang menjadi korban tidak disebutkan, begitu pula lokasi lebih terperinci di wilayah Tanah Abang tempat kejadian berlangsung.

Terduga pelaku diperiksa di Polda Metro Jaya

Seusai ditangkap, SMA dibawa ke Markas Polda Metro Jaya bersama barang bukti yang telah diamankan. Polisi belum menguraikan jenis maupun jumlah barang bukti tersebut dalam keterangan yang disampaikan kepada publik.

Penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku. Proses itu menjadi bagian dari penyidikan lebih lanjut untuk mendalami kasus pembunuhan tersebut, termasuk tindakan SMA selama melarikan diri dan upayanya menghilangkan barang bukti.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Rohim.

Hingga keterangan itu disampaikan, kepolisian belum memaparkan hasil pemeriksaan terhadap SMA maupun perkembangan lain terkait perkara tersebut. Penanganan kasus masih berada di bawah Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Source link