Bupati Banyuwangi Raih Penghargaan Pendidikan Nasional dari Mendikdasmen
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meraih dua penghargaan bergengsi dalam bidang pendidikan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Penghargaan tersebut diterima dalam acara Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional di Jakarta pada Senin malam.
Komitmen Pembiasaan Anak Indonesia Hebat dan Data Pendidikan Terendah
Kedua penghargaan yang diterima Banyuwangi adalah apresiasi atas Komitmen Pembiasaan Anak Indonesia Hebat dan penghargaan Pemda dengan Residu Data Pendidikan Terendah atau Validitas Terbaik. Menteri Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pemerintah terus melakukan pembangunan karakter melalui program pendidikan, termasuk tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan program wajib belajar 13 tahun dari tingkat TK hingga SMA.
Bupati Ipuk menyambut baik penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas capaian pendidikan di Banyuwangi, baik dalam aspek akademik maupun seni budaya. Ia menyatakan bahwa capaian ini menjadi bukti prestasi dan kreativitas siswa Banyuwangi yang patut dibanggakan.
Program Pendidikan Unggulan dan Prestasi Siswa
Pemkab Banyuwangi telah mengembangkan program-program inovatif, seperti program Smart Gasing yang bekerjasama dengan Prof. Yohanes Surya untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Berkat program tersebut, sejumlah siswa Banyuwangi telah mencatatkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain sains, Banyuwangi juga memberikan perhatian pada pengembangan bakat seni siswa melalui berbagai kegiatan, termasuk program Padang Bulanan dan pagelaran seni budaya seperti Kuntulan Ewon. Pemkab Banyuwangi juga terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan sistem pendidikan daerah dalam upaya memajukan pendidikan di daerah tersebut.
Dengan konsistensi dalam pemantauan data pendidikan, Banyuwangi berhasil menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masuk lima terendah di Jawa Timur. Hal ini terbukti dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi yang mencapai 75,17 pada tahun 2025.


















