Kejamnya Pengeroyokan Brutal di Fafinesu B, TTU
Sebuah peristiwa penganiayaan brutal terjadi di Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Korban bernama Simon Saku menjadi salah satu korban dalam kejadian mengerikan tersebut.
Simon Saku adalah salah satu dari tiga korban yang menjadi target pengeroyokan di wilayah tersebut. Kepala Desa Fafinesu B, Agustinus Naibesi, diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Muncul informasi yang menyebutkan bahwa sang kades memimpin warga setempat untuk melakukan penganiayaan terhadap para korban.
Dugaan Keterlibatan Kepala Desa
Keluarga korban, dalam hal ini Simon Saku, mengungkapkan bahwa Agustinus Naibesi diduga sebagai otak di balik penganiayaan brutal tersebut. Bahkan, sang kades disebut-sebut menghasut warga untuk bersikap anarkis terhadap korban.
Menurut keterangan keluarga korban, seluruh masyarakat termasuk anak-anak dan orang dewasa ikut terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Mereka menggunakan berbagai cara untuk menyiksa korban, mulai dari pukulan, tendangan, hingga pengikatan korban secara bersamaan.
Kepala Desa Sebagai Teladan
Kepala Desa seharusnya menjadi sosok teladan bagi masyarakatnya. Namun, dalam kasus ini, Agustinus Naibesi justru terlibat dalam aksi kekerasan dan anarkis terhadap para korban. Ketiga korban tidak sedang mencari masalah, namun mereka malah dihadang dan disiksa oleh warga setempat.
Sampai saat ini, Agustinus Naibesi belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan keterlibatannya dalam peristiwa penganiayaan ini. Keluarga korban menuntut agar pelaku utama, termasuk kepala desa, ditindak secara hukum atas perbuatannya yang keji.


















