Cara Warga Jakarta Menikmati Sejenak Berbagi Cahaya






Berbagi Cahaya: Warga Jakarta Menepi Sejenak dari Hiruk Pikuk

Refleksi Diri di Taman Literasi Jakarta

Puluhan masyarakat Jakarta memilih berhenti sejenak dari hiruk pikuk ibu kota untuk mengikuti kegiatan refleksi diri. Momen ini terjadi di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang dihadirkan oleh Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) dan SOUL Community Jabodetabek melalui SOUL Action “Berbagi Cahaya”.

Pendekatan Refleksi Diri yang Sederhana

Kegiatan ini tidak hanya sekadar momen kebersamaan tetapi juga sebagai upaya YCCK untuk memberikan ruang refleksi kepada lebih banyak masyarakat. Dengan metode buku SOUL Reflection, para peserta diajak untuk merenung dengan cara sederhana namun sangat relevan dengan kondisi batin mereka.

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan adanya kebutuhan yang tinggi akan ruang jeda dan refleksi di tengah kehidupan urban. Bukan hanya dari kalangan komunitas, namun juga masyarakat umum ikut tertarik untuk memahami diri melalui kegiatan ini.

Dampak Positif Bagi Peserta

Para peserta seperti Tya, Viko, dan Astri merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Mereka mengaku terkejut dan merasa terpanggil dengan pesan-pesan yang mereka temui melalui refleksi diri tersebut. Menjelang akhir kegiatan, atmosfer hangat dan penuh koneksi terasa mengisi ruang sederhana tempat kegiatan ini berlangsung.

Melalui gerakan SOUL Action “Berbagi Cahaya”, YCCK berharap dapat terus menyentuh lebih banyak masyarakat dan memberikan ruang refleksi yang mudah diakses oleh siapa pun. Inilah langkah awal bagi setiap individu menuju kehidupan yang lebih tenang, sadar, dan berarti.

Yayasan Cahaya Cinta Kasih didirikan dengan tujuan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia melalui kegiatan kemanusiaan dan penciptaan karakter berdasarkan cinta kasih. Melalui program-program seperti SOUL Action, YCCK ingin melibatkan setiap individu dalam aksi sosial untuk mendorong perubahan yang positif di sekitarnya.

Sumber: Suara Indonesia


Source link