Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan bahwa layanan publik tetap berjalan normal di tengah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa kendaraan pelayanan darurat seperti ambulans tetap menjadi prioritas dan tidak akan terganggu akibat keterbatasan pasokan. Kelangkaan BBM di Jember disebabkan oleh keterlambatan distribusi dari depo, yang mengakibatkan antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian BBM. Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengatasi keberadaan tengkulak BBM yang meresahkan masyarakat dan mengambil langkah-langkah cepat, seperti pembelajaran daring bagi siswa SD dan SMP. Meskipun distribusi BBM bukan wewenang pemerintah kabupaten, mereka tetap berkomitmen mencari solusi bersama dengan pihak-pihak terkait. Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang tidak benar, serta mempercayakan penanganan krisis ini kepada pihak yang berwenang.
Bupati Jember: Layanan Publik Aman di Tengah Kelangkaan BBM
Read Also
Recommendation for You

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, mengunjungi kediaman almarhum Suhardi,…

Ribuan peserta memadati lokasi acara trail run bareng Pekalen Rafting yang digelar di Desa Pesawahan,…

Polisi telah menangkap dua pria dan seorang perempuan yang diduga membawa senjata tajam untuk tawuran…

M. Shadiq Pasadigoe menghadiri kegiatan Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) di Batusangkar, dimana upaya menjaga karakter…

Polisi telah berhasil mengamankan 16 anak yang diduga terlibat dalam insiden tawuran yang menyebabkan kematian…



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3600376/original/087569200_1634044310-WhatsApp_Image_2021-10-12_at_13.38.27__1_.jpeg?w=700)









