Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati, menegaskan bahwa meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, sektor pendidikan di kota tersebut tetap mendapat perhatian utama. Proses perencanaan alokasi anggaran untuk infrastruktur pendidikan telah dimulai dan difokuskan pada program rehabilitasi dan revitalisasi lembaga pendidikan di semua tingkatan, dari TK hingga SMP. Haeriyah juga menegaskan bahwa tidak akan ada regrouping sekolah pada tahun 2025, meskipun ada sekolah dengan jumlah siswa yang sangat sedikit. Keberadaan sekolah-sekolah kecil di wilayah terpencil tetap dipertahankan guna memastikan pemerataan akses pendidikan. Dinas Pendidikan Bondowoso berkomitmen untuk memperkuat sarana dan prasarana pendidikan demi memastikan seluruh anak usia sekolah dapat belajar tanpa hambatan, menjadikan ini sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan wilayah tersebut.
Kepala Dispendik Bondowoso Pastikan Kebijakan Efisiensi Tak Ganggu Dana Pendidikan
Read Also
Recommendation for You

Pada bulan Ramadhan, Polres Situbondo menciptakan ajang olahraga “Lomba Lari 100 Meter Kapolres Cup 2026”…

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan teguran kepada pengemudi mobil yang melakukan atraksi…

Pemerintah Kabupaten Cilacap menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 2,22 triliun pada tahun 2026, dengan fokus…
Personel gabungan berhasil mengamankan belasan wanita malam dan puluhan botol minuman keras dalam operasi penyakit…

Berita terbaru dari Jember melaporkan bahwa Bupati Jember, Muhammad Fawait, telah meminta tambahan pasokan BBM…












