Penipuan jaringan internasional yang memanfaatkan nama BUMN Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) untuk menargetkan pensiunan PNS telah terungkap oleh polisi. Sebanyak 100 orang menjadi korban dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kasus ini menimpa mayoritas pensiunan berusia di atas 60 tahun, yang mudah dipengaruhi oleh pelaku untuk mengakses informasi ponsel mereka. Modus operasi pelaku mengatasnamakan PT Taspen, dengan menghubungi korban dan meminta perbaruan data untuk mendapatkan dana tunjangan. Selain itu, korban disuruh mendownload aplikasi palsu Taspen yang digunakan oleh pelaku untuk mencuri data dan menguras uang korban. Hingga saat ini, polisi telah berhasil menangkap dua pelaku namun satu pelaku masih buron dan diduga berada di Kamboja. Total kerugian korban mencapai Rp304 juta, namun polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku utama di luar negeri.
Modus Penipuan Taspen: Rekening Pensiunan Dibobol!
Read Also
Recommendation for You

Permintaan songkok buatan warga di Kabupaten Tuban meningkat drastis menjelang lebaran 2026. Salah satu pengrajin…

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil…

Genpatra berbagi ribuan paket takjil di wilayah Gresik Utara. Gerakan Pemuda Nusantara (Genpatra) menyelenggarakan aksi…

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kabupaten Cilacap bertujuan…














