Alasan Pelaku Cekoki Ekstasi Teman: Sahabat atau Pembunuh?

Pria Cekoki Mahasiswi Ekstasi Saat Pesta Karaoke, Berakhir Tragis

Jakarta – Sebuah pesta karaoke di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 berakhir tragis setelah seorang pria mengonsumsi ekstasi bersama rekannya, seorang mahasiswi, yang akhirnya meninggal dunia. Kepolisian mengungkapkan alasan di balik tindakan tragis tersebut.

Rencana ‘Sama-sama Happy’

Menurut Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadillah, pria berinisial ID memberikan ekstasi kepada mahasiswi berinisial S agar mereka bisa merasa senang bersama-sama. Alasan pria tersebut adalah supaya mereka merasakan kesenangan bersama di acara pesta karaoke tersebut.

Rahis menjelaskan bahwa ID merasa tidak akan merasa senang jika hanya dirinya yang mengonsumsi ekstasi, sehingga memaksa korban untuk ikut minum obat terlarang tersebut. Efek dari ekstasi membuat mereka merasa bahagia dan saling menyenangkan, sehingga ID memutuskan untuk membagi ekstasi tersebut dengan korban.

Tragisnya Kejadian

Setelah mengonsumsi ekstasi, pesta karaoke terus berlanjut tanpa efek buruk yang signifikan. Namun, saat tiba di hotel tempat menginap, S jatuh di depan lift dan akhirnya ditemukan meninggal di kamar hotel di pagi harinya. Dokter forensik menyimpulkan bahwa kandungan amfetamin dan metamfetamin di dalam tubuh korban menyebabkan kematiannya.

Setelah serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku ID dan menjeratkannya dengan Pasal 116 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, yang berpotensi menghadapi hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Kasus ini menunjukkan bahaya penggunaan narkotika dan bahaya memberikan narkotika kepada orang lain tanpa sepengetahuan mereka. Kehilangan nyawa mahasiswi ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam pergaulan dan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang tanpa pengawasan yang tepat.

Source link