Penerbangan ke NTT Tetap Normal Meskipun Terjadi Gempa di Flores
Hingga saat ini, layanan penerbangan dari dan ke bandara-bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur beroperasi secara normal, serta tidak terdapat pembatalan penerbangan. Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, mengumumkan bahwa seluruh penerbangan reguler rute Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berjalan normal meskipun terjadi bencana gempa bumi di Flores, NTT.
Penerbangan NTT di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Menurut Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Eka Sandi Asmadi, operasional penerbangan dan layanan kebandarudaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berjalan secara normal dan optimal sejak awal terjadinya gempa bumi hingga saat ini. Rute NTT yang dilayani di bandara ini meliputi Labuan Bajo dan Tambolaka dengan maskapai seperti Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Super Air Jet, dan Wings Air.
Rute penerbangan ke Labuan Bajo memiliki jadwal keberangkatan sebanyak sembilan kali dan kedatangan delapan kali setiap hari, sedangkan Tambolaka memiliki dua kedatangan dan tiga keberangkatan setiap harinya. Meskipun gempa bumi melanda daerah tersebut, namun lalu lintas kebandarudaraan tetap lancar dan akses jalur udara masih normal.
Reaksi Manajemen Bandara
Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga menyampaikan empati dan rasa keprihatinan atas musibah bencana alam yang dialami oleh warga di wilayah Nagekeo dan sekitarnya akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di Flores, NTT. Meskipun sempat ada peringatan dini tsunami, namun BMKG telah menyatakan bahwa peringatan tersebut telah berakhir dan situasi telah kembali kondusif.


















