Antrean Online Mudahkan Klaim BPJS Ketenagakerjaan di Jatim

BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadirkan Layanan Klaim Tanpa Antre Lama

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, menghadirkan kemudahan layanan klaim bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dalam acara Media Gathering di Surabaya, beliau menyampaikan bahwa kini peserta dapat menikmati berbagai pilihan layanan klaim tanpa harus antre lama.

Utoh menekankan bahwa peserta kini bisa mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dengan saldo hingga Rp15 juta melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) tanpa perlu datang ke kantor cabang. Sedangkan untuk klaim di atas Rp15 juta maupun layanan klaim lainnya, peserta dapat memanfaatkan Lapak Asik melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan dengan proses verifikasi secara online melalui video call.

Layanan Tatap Muka dengan Jadwal Terjadwal

Apabila peserta menghadapi kendala dalam layanan online atau lebih memilih layanan langsung, mereka tetap dapat dilayani secara tatap muka dengan mengambil jadwal layanan terlebih dahulu melalui situs Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini memungkinkan peserta untuk memilih sendiri kantor cabang, tanggal, dan jam pelayanan sesuai keinginan masing-masing.

Utoh menyoroti masih adanya peserta yang datang ke kantor cabang hanya untuk mendaftar antrean, padahal proses pengambilan jadwal dapat dilakukan secara online. Dengan mendaftar terlebih dahulu, peserta cukup datang satu kali sesuai jadwal yang dipilih tanpa harus bolak-balik.

Manfaatkan Layanan Digital dan Tatap Muka

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti, juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan layanan antrean online yang telah disediakan. Dengan sistem antrean berbasis jadwal, peserta dapat merencanakan kedatangan secara lebih pasti tanpa harus menghadapi antrian panjang.

Dengan adanya layanan klaim tanpa antrean lama ini, diharapkan peserta BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur dapat menikmati layanan yang lebih cepat, mudah, dan nyaman sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Source link