Sarjana Perikanan UB Sukses Sulap 50 Kolam Lele Banyuwangi Menjadi ‘Mesin Uang’

Sarjana Perikanan Universitas Brawijaya Sukses Budidaya Lele Air Jernih

Di Desa Purwoharjo, Banyuwangi, Yogi Deri Hendrawan, seorang sarjana Perikanan Universitas Brawijaya, telah sukses dalam budidaya lele dengan sistem air jernih. Teknik yang digunakannya membuat kualitas lele lebih baik dari metode konvensional dan menghasilkan omset ratusan juta setiap bulan.

Berawal dari Pengetahuan Universitas

Yogi memulai usahanya pada tahun 2018 dengan hanya tiga kolam berukuran 2m x 5m. Dengan bantuan dari Dinas Perikanan Pemkab Banyuwangi, kini usahanya telah berkembang menjadi 50 kolam di tiga lokasi yang berbeda.

Menyadari pentingnya kebersihan kolam, Yogi konsisten dalam menjaga sistem air jernih dengan melakukan penggantian air dua kali sehari. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko serangan penyakit pada lele.

Kualitas Unggulan dan Hasil Stabil

Dalam budidayanya, Yogi hanya memberikan pakan khusus ternak tanpa campuran pakan lainnya. Hal ini membuat lele yang diproduksi memiliki kualitas daging yang lebih unggul dan tidak berbau lumpur, serta memiliki cita rasa yang lebih disukai konsumen.

Dari usahanya, Yogi mampu memanen 6 kwintal hingga 1 ton setiap harinya. Produksinya stabil dan mampu memenuhi kebutuhan wilayah Banyuwangi selatan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan apresiasi atas kesuksesan Yogi dan menganggapnya sebagai inspirasi bagi anak muda lainnya. Potensi bisnis pertanian dan peternakan sangat terbuka luas, dan Yogi adalah contoh nyata kesuksesannya dalam bidang ini.

Program Jagoan Tani yang ada di Banyuwangi turut mendorong anak muda untuk terjun ke sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan adanya dukungan mentor, praktisi, dan stimulus modal usaha, diharapkan anak muda Banyuwangi dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

Source link