Berita  

Uji Kualitas Air Sungai Cisadane oleh DLH Kabupaten Tangerang

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang, Banten, sedang melakukan uji laboratorium terkait sampel air Sungai Cisadane yang diperkirakan tercemar oleh bahan kimia atau pestisida. Hal ini dilakukan sebagai langkah tindak lanjut dari insiden kebakaran Gudang Pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Akibat residu dari kebakaran tersebut, kualitas air Sungai Cisadane yang menjadi sumber air minum di sekitar Tangerang Raya juga terancam.

Ari Margo, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa sementara ini mereka akan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kemungkinan cemaran dan kualitas air Sungai Cisadane. Proses uji ini bisa memakan waktu hingga dua pekan. Masyarakat di sekitar aliran Sungai Cisadane dan anak sungainya disarankan untuk tidak mengonsumsi air dari sungai tersebut sementara waktu.

Kebakaran yang terjadi di gudang kimia pestisida di Taman Tekno, Setu, Tangsel, juga menyebabkan dampak yang serius terhadap lingkungan sekitar. Aliran kali di sekitar lokasi kebakaran dilaporkan tercemar, dengan perubahan kondisi air dan ikan yang mati akibat tercemar pestisida. Kejadian ini berpotensi merusak ekosistem di sekitar aliran Sungai Cisadane dan anak sungainya.

Dengan adanya kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di berbagai daerah, seperti Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel, berusaha untuk meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Proses uji laboratorium dan pengawasan terhadap kualitas air sungai menjadi langkah awal untuk mengatasi masalah ini. Semua pihak diharapkan dapat bekerjasama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko cemaran dalam lingkungan hidup.

Source link