Wakil Ketua DPRD Cilacap, Suyatno, menyampaikan kekhawatirannya terkait aktivitas penambangan batu kapur di Pulau Nusakambangan yang dilakukan oleh pabrik semen di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dia menyoroti potensi dampak negatif seperti longsor, banjir, dan bahkan tsunami akibat aktivitas penambangan yang terus berlangsung. Suyatno membandingkan situasi ini dengan bencana alam yang terjadi di daerah lain di Indonesia yang diduga akibat kesalahan manusia. Dia mengingatkan bahwa penambangan yang terus dilakukan selama puluhan tahun di Pulau Nusakambangan dapat mengancam keberlangsungan lingkungan dan keselamatan warga sekitar. Oleh karena itu, Suyatno mendorong pemerintah daerah setempat untuk mengevaluasi ulang kegiatan penambangan yang dilakukan di pulau tersebut. Sebagai anggota dewan, Suyatno bersama pihak terkait akan melakukan peninjauan langsung untuk memastikan keamanan dan dampak dari penambangan tersebut. Dia juga bersiap untuk mengajukan proposal kepada pemerintah pusat agar penambangan tersebut dapat dihentikan jika dianggap membahayakan. Upaya tersebut dilakukan demi melindungi lingkungan dan masyarakat setempat dari potensi risiko yang ditimbulkan.
Penambangan di Nusakambangan: Khawatir Timbulkan Bencana
Read Also
Recommendation for You

Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku begal payudara yang meresahkan di wilayah Kebomas, Kabupaten Gresik….

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi pada tiga pejabat utama di lingkungan Polda…

Komisi Informasi Sumenep yang menjabat periode 2025-2029 dilantik secara resmi oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo…

RDMP RU IV Cilacap merayakan Bulan K3 Nasional tahun 2026 dengan mengadakan berbagai kegiatan, termasuk…








