Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan jumlah terbanyak penulisan fiksi mini di Indonesia. Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menyatakan bahwa kualitas tulisan yang baik selalu didasari oleh bacaan yang berkualitas pula. Sebanyak 3.149 naskah lolos seleksi dari total 5.337 naskah yang dikumpulkan, untuk kemudian diterbitkan dalam 55 buku kumpulan fiksi mini. Dalam acara Peluncuran Buku Kumpulan Fiksi Mini, Aminudin berpesan agar para penulis menerima kritik yang membangun dan terus mengasah kemampuan menulis serta membaca. Beberapa pejabat Perpustakaan Nasional juga turut menulis dalam karya fiksi mini ini, menciptakan cerita-cerita menarik seperti “Wanita Berbaju Merah di Perpustakaan” dan “Pilihan Kedua”. Fiksi mini yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak muda yang saat ini masih kesulitan menemukan bahan bacaan yang sesuai dengan minat mereka. Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Susilo, menyebut bahwa fiksi merupakan karya tulis yang memerlukan imajinasi yang luas dan konkret, sehingga dengan rekor yang dipecahkan oleh Perpusnas, penulis-penulis di buku ini diharapkan akan diakui potensinya sebagaimana penulis terkenal karya fiksi sebelumnya.
Perpusnas Raih Rekor MURI Penulisan Fiksi Mini Terbanyak
Read Also
Recommendation for You

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia memperkenalkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah untuk…

Inggris Beruntung Tantang Norwegia di Perempatfinal Piala Dunia 2026 Jakarta (ANTARA) – Thomas Tuchel, pelatih…

Permintaan Chip AI Dorong Harga Laptop dan Ponsel Naik Tingginya Permintaan Chip Memori Dorong Kenaikan…

LPS Menguatkan Penanganan Bank dan Perusahaan Asuransi dengan Perubahan UU P2SK Perubahan Undang-Undang Nomor 4…












