Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Jakarta Barat, Timur, Pusat, dan Selatan, dengan 109 RT dan tiga ruas jalan terkena dampaknya. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan bahwa banjir disebabkan oleh luapan sungai dan hujan intensitas tinggi yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Meskipun pos pantau pintu air seperti di Bendung Katulampa dan Pos Depok telah diwaspadai, ketinggian air terus meningkat akibat luapan sungai dan curah hujan tinggi. Jakarta Pusat, Barat, Timur, dan Selatan terendam banjir, memengaruhi sejumlah RT di daerah tersebut. Dengan daftar lengkap 109 RT dan tiga ruas jalan yang terdampak, di antaranya Jakarta Pusat dengan 17 RT, Jakarta Barat dengan 15 RT, Jakarta Selatan dengan 30 RT, dan Jakarta Timur dengan 47 RT. Tingginya ketinggian air di beberapa wilayah disebabkan oleh luapan sungai seperti Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, dan PHB Sarua. Selain itu, terdapat tiga ruas jalan yang juga terendam banjir, di antaranya Jl. Adi Karya di Jakarta Barat, GG. H Musanif di Jakarta Barat, dan Jl. Cipinang Indah di Jakarta Timur. Kondisi ini telah mengakibatkan ratusan jiwa mengungsi dan berdampak pada kegiatan sehari-hari masyarakat. Data ini disusun untuk memberikan informasi terkini tentang kondisi banjir di Jakarta sehingga masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi dampak yang ditimbulkan.
Update Banjir Jakarta: 109 RT Masih Terendam, Penanganan Terkini
Read Also
Recommendation for You

Konser tunggal penyanyi Mahalini Raharja berjudul “KOMA Live in Concert” di Istora Senayan, Jakarta, malam…

Puncak aktivitas penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai diprediksi terjadi pada Minggu, 15 Februari…

Presiden Prabowo Subianto mengekspresikan kegelisahan terhadap kelompok-kelompok yang selalu mengganggu Indonesia dan tidak mendukung visi…















