Kondisi penyeberangan di Pelabuhan Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Jawa Timur terendam akibat tingginya air laut pada Rabu (2/4/2025). Air pasang yang mencapai setinggi lutut orang dewasa membuat warga yang akan menyeberang terpaksa melintasi air bersama sepeda motor. Rohim (40), seorang warga Desa Marparan, mengungkapkan bahwa kondisi ini sering terjadi saat air pasang, bahkan bisa terjadi dua atau tiga kali dalam setahun. Warga lain juga mengeluhkan bahwa Desa Marparan terisolasi di Kabupaten Sampang dan berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur desa. Pelabuhan Desa Marparan selalu terendam setiap kali air pasang dan sungai meluap. Penjabat Kepala Desa Marparan, Munadak, belum memberikan tanggapan terkait masalah ini. Hal ini membuat warga semakin berharap agar pemerintah bisa turun tangan dalam penyelesaian kondisi tersebut.
Rendam Pelabuhan Desa Marparan: Tindakan Dibutuhkan dari Pemerintah
Read Also
Recommendation for You

Kejaksaan Negeri Kampar melaksanakan prosesi pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah…

Pada Rabu (15/4), Jakarta disibukkan dengan berbagai peristiwa kriminal dan keamanan yang terjadi. Mulai dari…

Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jhoantono, memperhatikan masalah dugaan terbengkalainya beberapa…

Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menggagalkan peredaran 2.700 butir ekstasi yang berasal dari…

Sekda Pemkab Probolinggo, Ugas Irwanto, melakukan sidak ke penjual gas melon untuk meninjau ketersediaan stok….












