Kekeringan Melanda Desa Kaliajir, Banjarnegara: Warga Harus Merogoh Kocek untuk Air Bersih
Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, Jawa Tengah, sedang dilanda kesulitan air bersih. Warga di sana harus menjelajah jauh ke sumber air atau membeli dengan harga mahal. Setiap pembelian 1.000 liter air mencapai Rp150 ribu, yang hanya cukup untuk beberapa hari.
Aryanti, salah satu warga, mengungkapkan bahwa jika tidak ada bantuan air, mereka terpaksa mengambil air dari sungai dengan jarak dua kilometer dari rumah. Situasi ini memaksa mereka untuk ekstra menghemat penggunaan air setiap hari.
Proses Pemberian Bantuan Air Bersih oleh Kepolisian
Untuk membantu meringankan beban warga terdampak kekeringan, Satresnarkoba Polres Banjarnegara telah menyediakan 35 ribu liter air bersih. Bantuan ini disalurkan ke Desa Kaliajir menggunakan tujuh tangki. Kapolres Banjarnegara AKBP Aruma Chandra Dewi secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Krisis air di Desa Kaliajir juga terjadi di tengah kekeringan yang melanda 32 desa lain di Banjarnegara. Sebanyak 870 kepala keluarga di Desa Kaliajir merasakan dampak langsung dari kekurangan air bersih.
Dengan bantuan ini, diharapkan warga Desa Kaliajir dapat sedikit lega sementara menunggu hujan serta solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah krisis air di wilayah mereka.


















