BEM PT Undana Dorong Kampus Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

BEM Undana Dorong Pembebasan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Gempa di Flores

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Glen Rezy Snae, mendorong pihak kampus untuk memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak bencana gempa bumi di Flores. Langkah ini merespons tindakan Universitas Mataram (Unram) yang telah memberikan pembebasan UKT kepada mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa di daerah asal mereka.

Dorongan untuk Kebijakan Afirmatif

BEM Undana melihat langkah Unram sebagai contoh konkret bahwa perguruan tinggi dapat berperan lebih besar dalam membantu masyarakat saat menghadapi bencana. Menurut Glen, kondisi bencana tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga memengaruhi ekonomi keluarga mahasiswa. Oleh karena itu, pembebasan UKT diharapkan dapat menjadi kebijakan afirmatif yang membantu meringankan beban mahasiswa terdampak.

Peran Kampus dalam Situasi Krisis

Glen juga menekankan pentingnya pendidikan tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga yang sedang berjuang pulih dari dampak bencana. BEM Undana berharap pimpinan universitas segera melakukan pendataan mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak gempa di Flores agar kebijakan pembebasan UKT dapat tepat sasaran.

Ia juga menilai bahwa Undana sebagai salah satu institusi pendidikan terbesar di NTT memiliki posisi strategis untuk menunjukkan kepedulian terhadap masalah kemanusiaan di daerah. Kampus diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dan bersolidaritas dengan masyarakat dalam situasi sulit.

Glen menegaskan bahwa solidaritas tidak boleh mengenal batas wilayah atau institusi. Jika Unram dapat hadir untuk mahasiswa NTT, maka Undana juga diharapkan dapat hadir untuk mahasiswa dan keluarga NTT yang terdampak bencana. Saatnya pendidikan menunjukkan sisi kemanusiaannya dalam situasi krisis.

Source link