Pelajar Banyuwangi Diminta Berani Bidik Kampus Internasional Melalui BINEF 2026
Pelajar di Banyuwangi kini memiliki kesempatan emas untuk mengejar pendidikan di luar negeri melalui Blambangan International Education Festival (BINEF) 2026. Acara ini bertujuan membuka peluang pendidikan global bagi generasi muda Banyuwangi.
Mengenal Lebih Dekat BINEF 2026
BINEF 2026 berlangsung di Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) dan sudah diikuti oleh lebih dari 100 pelajar dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Acara ini menghadirkan sejumlah pemuda Banyuwangi yang telah menimba ilmu di luar negeri, seperti di Inggris dan Taiwan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa kemampuan teknologi, kecerdasan digital, dan jaringan internasional menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di dunia kerja yang terus berubah.
Pentingnya Menguasai Bahasa untuk Akses Internasional
Syaeful Mujab, salah satu narasumber yang telah mendapatkan beasiswa untuk belajar di luar negeri, menekankan pentingnya kemampuan berbahasa dalam membuka akses pendidikan dan jaringan internasional. Ia juga mengajak peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mencari informasi terkait beasiswa dan pendidikan internasional.
Ketua Penyelenggara BINEF 2026, Ahmad Roghib Mabrur, menegaskan bahwa bahasa Inggris adalah kunci utama untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Peserta acara ini juga mendapatkan fasilitas bimbingan bahasa Inggris gratis selama satu tahun serta program mentoring untuk memperoleh beasiswa di perguruan tinggi internasional.
Dengan adanya BINEF 2026, diharapkan pelajar Banyuwangi semakin termotivasi dan berani untuk mengejar cita-cita pendidikan di luar negeri. Mereka pun diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan potensi dan karier mereka di tingkat global.


















