Cara Klaim Asuransi Mobil: Syarat Dokumen dan Prosedurnya
Jakarta (ANTARA) – Mengajukan klaim asuransi mobil membutuhkan kelengkapan dokumen dan ketepatan mengikuti prosedur yang ditetapkan perusahaan asuransi. Pemegang polis juga perlu memastikan kerusakan atau kehilangan yang dialami termasuk dalam perlindungan polis.
Syarat Klaim Asuransi Mobil
Ketentuan mengenai dokumen klaim pada dasarnya harus mengacu pada polis yang dimiliki. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur bahwa perusahaan asuransi hanya dapat meminta dokumen sebagai syarat pengajuan klaim sesuai dengan yang tercantum dalam polis.
Dokumen yang diperlukan dapat berbeda tergantung perusahaan asuransi dan jenis klaim. Namun, sejumlah dokumen yang umumnya diminta meliputi:
- Formulir pengajuan klaim yang telah diisi dengan lengkap dan benar.
- Salinan polis atau dokumen asuransi kendaraan.
- Salinan SIM pengemudi saat kejadian.
- Salinan STNK kendaraan.
- Foto kendaraan dan bagian yang mengalami kerusakan.
- Kronologi kejadian secara jelas dan sesuai fakta.
- Surat keterangan atau laporan kepolisian untuk kondisi tertentu, seperti kehilangan, kerusakan berat, atau kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga.
Cara Klaim Asuransi Mobil
Pemilik kendaraan sebaiknya segera melaporkan kejadian kepada perusahaan asuransi setelah mengalami kecelakaan atau kehilangan. Batas waktu pelaporan mengikuti ketentuan yang tercantum dalam polis masing-masing.
Setelah laporan diterima, pemegang polis biasanya diminta mengisi formulir klaim dan menyerahkan dokumen pendukung. Perusahaan asuransi kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kerusakan serta kesesuaiannya dengan manfaat perlindungan dalam polis.
Jangan memperbaiki mobil sebelum diperiksa
Pemilik kendaraan sebaiknya tidak langsung memperbaiki mobil secara mandiri setelah mengalami kerusakan. Pemeriksaan terlebih dahulu diperlukan agar perusahaan asuransi dapat menilai kondisi kendaraan dan menentukan kerugian yang masuk dalam pertanggungan.
Karena itu, dokumentasikan kondisi kendaraan dengan foto dari beberapa sudut sebelum dilakukan tindakan perbaikan. Foto tersebut dapat menjadi dokumentasi awal ketika mengajukan klaim.
Tips agar klaim mudah diterima
Ada sejumlah hal yang dapat dilakukan agar proses klaim berjalan lebih lancar. Pertama, segera laporkan kejadian sesuai batas waktu dalam polis. Kedua, siapkan dokumen yang dipersyaratkan. Ketiga, berikan kronologi secara jujur dan sesuai fakta.
Pemegang polis juga perlu memastikan SIM dan STNK sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta penggunaan kendaraan tidak melanggar ketentuan dalam polis.
Selain itu, pastikan kerusakan yang dialami memang termasuk dalam manfaat perlindungan. Pemegang polis sebaiknya memahami bagian pengecualian karena tidak semua jenis kerusakan atau kejadian dapat ditanggung perusahaan asuransi.
Klaim bisa ditolak
Kelengkapan dokumen tidak otomatis membuat klaim pasti disetujui. Perusahaan asuransi tetap melakukan penilaian berdasarkan polis, hasil pemeriksaan, dan fakta kejadian.
Klaim dapat bermasalah apabila kejadian yang dilaporkan termasuk pengecualian, informasi yang diberikan tidak sesuai fakta, dokumen tidak lengkap, atau kewajiban pemegang polis tidak dipenuhi.
Dengan mengikuti prosedur, melengkapi dokumen, memberikan kronologi sesuai fakta, dan menunggu pemeriksaan sebelum memperbaiki kendaraan, proses pengajuan klaim asuransi mobil dapat berjalan lebih lancar.




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3600376/original/087569200_1634044310-WhatsApp_Image_2021-10-12_at_13.38.27__1_.jpeg?w=700)













