Berita  

Temuan Senjata di Sekolah: Pentingnya Pendampingan Psikososial Siswa






KPAI Serukan Pendampingan Psikososial Siswa Pasca Temuan Senjata di Sekolah

KPAI Serukan Pendampingan Psikososial Siswa Pasca Temuan Senjata di Sekolah

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan pendampingan psikososial kepada ratusan siswa sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah ditemukannya senjata, narkotika, dan materi pornografi di sekolah tersebut.

Asesmen Klasikal pada Anak

Anggota KPAI, Diyah Puspitarini, menegaskan perlunya melakukan asesmen klasikal pada anak-anak untuk menangani kondisi mereka yang masih ketakutan akibat kejadian tersebut. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Jaksel serta Pekerja Sosial Dinas Sosial (Peksos Dinsos) Jaksel diminta untuk segera bertindak dalam hal ini.

Puspitarini menyatakan bahwa siswa yang terlibat memerlukan perlindungan khusus karena berada dalam situasi darurat. Namun, hingga saat ini, pendampingan psikososial terhadap siswa dan guru belum dilakukan. KPAI mendorong agar layanan ini segera diberikan karena aksesnya cepat dan gratis.

Temuan Senjata di Sekolah

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menyita hampir seribu unit senjata airsoft gun dari salah satu yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Selain itu, ditemukan juga senapan angin, senjata api, serta barang bukti narkotika jenis ganja dan sabu.

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini, termasuk identifikasi pelaku melalui teknologi DNA. KPAI menegaskan urgensi pemberian pendampingan psikososial sebagai langkah awal dalam menanggulangi dampak negatif kejadian ini terhadap anak-anak dan lingkungan sekolah.

Sumber: ANTARA

Source link