Jakarta (ANTARA) – Federasi sepak bola Amerika Serikat (US Soccer) dan Kanada (Canada Soccer) memberikan dukungan terhadap penolakan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino yang disuarakan oleh tiga konfederasi sepak bola. US Soccer, Canada Soccer, CFU (Caribbean Football Union), dan UNCAF (Central American Football Union) bersama-sama menyerukan perubahan dalam tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA.
Dukungan Terhadap Penolakan terhadap Gianni Infantino
US Soccer dan Canada Soccer menyuarakan pandangan mereka bersama dengan konfederasi sepakbola lainnya terkait kepemimpinan FIFA. Hal ini membuat AS dan Kanada berseberangan dengan Federasi Sepak Bola Meksiko yang tetap memberikan dukungan kepada Infantino.
Pada saat yang sama, UEFA, CONCACAF, dan AFC telah menerbitkan surat bersama yang menyerukan perubahan dalam tata kelola FIFA. Mereka menekankan bahwa sepak bola bukanlah milik individu tertentu dan kepemimpinan bukanlah tentang kepemilikan atau kekuasaan.
Tekanan atas Rencana Investasi Swasta FIFA
Infantino sebelumnya mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) sebagai badan komersial baru FIFA untuk mengelola aspek komersial Piala Dunia. Rencana ini menuai kritik seiring dengan upaya-usaha untuk menghimpun investasi swasta dalam organisasi tersebut.
UEFA, CONCACAF, dan AFC menegaskan pentingnya perubahan dalam tata kelola sepak bola dunia, menambah tekanan terhadap Infantino. Meskipun Meksiko masih memberikan dukungan kepada Presiden FIFA tersebut, sikap AS dan Kanada menunjukkan sikap berbeda terkait isu kepemimpinan dalam sepak bola.
Piala Dunia 2026 akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ketiga negara tersebut menjadi tuan rumah bersama turnamen yang melibatkan 48 negara. Keseluruhan, tindakan tiga konfederasi ini mencerminkan tuntutan dunia sepak bola akan transparansi, akuntabilitas, dan reformasi dalam organisasi FIFA.
Sumber: ANTARA


















