Berita  

Capai Realisasi Investasi Lebak Rp1,19 Triliun Semester I

Investasi di Lebak Capai Rp1,19 Triliun pada Semester I 2026

Investasi di Kabupaten Lebak, Banten pada semester I tahun 2026 mencapai Rp1,19 triliun menurut laporan resmi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Realisasi ini terdiri dari Rp580 miliar pada triwulan I dan Rp607 miliar pada triwulan II. Analis Kebijakan Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Robertus Erwin, menyatakan bahwa investasi ini membawa dampak positif dengan menciptakan 5.840 lapangan kerja baru.

Investor Yakin pada Iklim Investasi Lebak

Investor telah menunjukkan kepercayaan tinggi dengan menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak, hal ini menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi lokal dapat ditingkatkan. Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki, telah berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan nyaman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah daerah juga memberikan berbagai kemudahan dalam proses perizinan usaha dan melindungi investasi melalui regulasi setempat.

Realisasi Investasi dan Proyek yang Diuntungkan

Berdasarkan data DPMPTSP Kabupaten Lebak, realisasi investasi Rp1,19 triliun tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp885 miliar dengan 1.212 proyek dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp302 miliar dengan 192 proyek. Sektor teratas yang menerima investasi adalah Listrik, Gas dan Air, Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi, Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan, serta Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya.

Investasi asing (PMA) didominasi oleh negara seperti Tiongkok, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Hongkong. Diharapkan investasi ini dapat terus berkembang di Lebak, terutama dengan infrastruktur transportasi yang semakin baik dan aksesibilitas yang memudahkan investor dalam beroperasi.

Source link