APPSI Malang Mendorong Pasar Tradisional Naik Kelas

Dewan APPSI Kabupaten Malang Siap Hadapi Tantangan Besar

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Malang bersiap menghadapi tantangan besar dalam membenahi tata kelola infrastruktur perdagangan tradisional. Dari total 34 pasar rakyat di Kabupaten Malang, hanya 3 pasar yang dalam kondisi baik.

Tingkatkan Kualitas Pasar Tradisional

Pasar Tumpang, Pasar Kepanjen, dan Pasar Lawang adalah contoh pasar yang berada dalam kondisi baik, sementara sisanya memerlukan perawatan dan revitalisasi. Salah satu titik fokus utama adalah Pasar Pakis, yang memerlukan perhatian serius.

Ketua DPD APPSI Kabupaten Malang, Rahmat Kartala, menyatakan komitmen untuk mendengarkan langsung keluhan pedagang tradisional dan memperjuangkan program revitalisasi pasar ke pemerintah. Di tengah populasi Kabupaten Malang yang besar, aksesibilitas menjadi prioritas utama.

Transformasi Pasar Tradisional di Era Digital

Selain masalah fisik, tantangan pasar tradisional juga datang dari pesaingan digital. Dewan Pembina APPSI Kabupaten Malang, Makhrus Sholeh, menegaskan perlunya pasar tradisional bertransformasi untuk tetap relevan dan bersaing.

Makhrus menekankan pentingnya menjaga pola layanan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman untuk menarik pelanggan. Pasar tradisional juga harus menjaga kualitas produk, tata letak yang menarik, kebersihan, dan kesesuaian dengan tren pasar.

Dengan sinergi yang kuat antara DPD APPSI Kabupaten Malang, pemerintah daerah, dan sektor teknologi, diharapkan pasar tradisional dapat terus berkembang dan bersaing di era digital. Mereka optimis bisa membawa pasar tradisional naik kelas untuk menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan di Kabupaten Malang.

Source link