Mata bekerja hampir tanpa henti setiap hari, mulai dari membaca, bekerja di depan komputer, hingga menatap layar ponsel. Karena itu, kesehatan mata perlu dijaga agar fungsi penglihatan tetap optimal dan tidak mudah mengalami gangguan seiring bertambahnya usia.
Sayangnya, banyak orang baru menyadari kondisi matanya bermasalah ketika penglihatan mulai kabur atau muncul keluhan tertentu. Padahal, berbagai penyakit mata, seperti mata minus, katarak, glaukoma dan lainya, dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala.
Menjaga Kesehatan Mata dengan 8 Tips Berikut
Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berisiko memengaruhi kualitas penglihatan hingga dapat menyebabkan kebutaan. Berikut ini 8 tips yang dilansir dari WebMD untuk menjaga kesehatan mata:
1. Konsumsi sayur dan kacang-kacangan
Sayuran hijau dan kacang-kacangan mengandung nutrisi penting, seperti lutein, zeaxanthin, vitamin E, dan zinc yang berperan menjaga fungsi mata sekaligus menurunkan risiko gangguan penglihatan akibat penuaan, seperti degenerasi makula dan katarak.
2. Rutin berolahraga
Olahraga secara teratur tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kebugaran tubuh, tetapi juga membantu menjaga kesehatan mata. Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah sehingga oksigen dan nutrisi lebih mudah disalurkan ke jaringan mata, sekaligus membantu proses perbaikan sel yang mengalami kerusakan.
Selain itu, olahraga juga membantu menjaga berat badan tetap ideal dan menurunkan risiko diabetes tipe 2, salah satu penyebab utama gangguan penglihatan hingga kebutaan pada orang dewasa. Usahakan berolahraga setidaknya 150 menit setiap minggu atau sekitar 30 menit selama lima hari dalam sepekan.
3. Berhenti merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit mata, seperti katarak, degenerasi makula, hingga kerusakan saraf optik. Kandungan zat berbahaya dalam rokok juga dapat merusak sel-sel tubuh dan mempercepat penurunan fungsi penglihatan seiring bertambahnya usia.
Menghentikan kebiasaan merokok memang tidak mudah, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kesehatan mata maupun tubuh secara keseluruhan. Jika mengalami kesulitan berhenti, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pendampingan atau terapi yang sesuai.
4. Gunakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan
Paparan sinar ultraviolet (UV) secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko kerusakan mata, termasuk katarak dan degenerasi makula. Risiko tersebut tetap ada meski cuaca sedang mendung karena sinar UV masih dapat menembus awan.
Karena itu, gunakan kacamata hitam yang mampu menghalau 100 persen sinar UV atau memiliki perlindungan UV400 saat beraktivitas di luar ruangan. Jika menggunakan lensa kontak dengan perlindungan UV, tetap disarankan memakai kacamata hitam sebagai perlindungan tambahan.
5. Gunakan pelindung mata saat bekerja
Cedera mata dapat terjadi saat bekerja di lingkungan yang memiliki risiko tinggi. Penggunaan kacamata pelindung dapat membantu mencegah mata terkena benturan maupun paparan bahan berbahaya.
Pelindung mata juga penting digunakan saat berolahraga yang berisiko menyebabkan cedera. Bagi pengguna kacamata, pertimbangkan menggunakan pelindung mata yang telah disesuaikan dengan lensa resep agar penglihatan tetap optimal.
6. Batasi paparan layar
Menatap layar komputer, laptop, atau ponsel terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah, mata kering, penglihatan kabur, hingga sakit kepala. Atur posisi layar sejajar dengan pandangan mata dan terapkan aturan 20-20-20 untuk mengurangi keluhan tersebut.
7. Jaga kebersihan mata
Mencuci tangan sebelum menyentuh area mata dan menjaga kebersihan lingkungan mata dapat membantu mencegah infeksi. Hindari berbagi handuk, alat rias, maupun lensa kontak untuk mengurangi risiko penularan kuman.
8. Rutin periksa kesehatan mata
Pemeriksaan mata secara berkala penting dilakukan meski tidak ada keluhan. Melalui pemeriksaan rutin, dokter dapat mendeteksi berbagai gangguan mata lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisinya semakin parah.






