Permintaan Chip AI Dorong Harga Laptop dan Ponsel Naik
Tingginya Permintaan Chip Memori Dorong Kenaikan Harga Laptop dan Ponsel
Jenewa (ANTARA) – Harga laptop, ponsel pintar, dan konsol gim kian melonjak akibat tingginya permintaan chip memori untuk pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Hal ini mengakibatkan pasokan chip bagi industri elektronik konsumen semakin terbatas.
Berdasarkan laporan dari lembaga penyiaran publik Belanda, NOS, chip memori saat ini diborong dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pusat data AI. Akibatnya, ketersediaan chip untuk perangkat elektronik konsumen menjadi semakin terbatas.
Harga Laptop, Ponsel, dan Konsol Gim Naik Tajam
Menurut Tomas Hochstenbach dari situs teknologi Belanda, Tweakers, harga perangkat elektronik kini mengalami kenaikan yang signifikan. Perangkat elektronik yang dijual kepada konsumen sekarang cenderung memiliki harga lebih tinggi daripada sebelumnya, bahkan dengan spesifikasi yang lebih rendah.
Berdasarkan data Pricewatch milik Tweakers, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli perangkat elektronik. Misalnya, model Samsung Galaxy A dijual sekitar 50 euro lebih mahal daripada seri sebelumnya dengan spesifikasi hampir sama. Begitu pula dengan harga konsol PlayStation 5 yang naik sekitar 100 euro dari harga awal.
Microsoft juga tidak ketinggalan dengan mengumumkan kenaikan harga konsol Xbox sebesar 50 euro di Belanda mulai bulan Agustus mendatang.
Keterbatasan Pasokan Chip Memengaruhi Industri Elektronik
Laporan juga menyebutkan bahwa sejumlah produsen laptop berbasis Windows mulai memasang memori 8 gigabita (GB) alih-alih 16 GB tanpa menurunkan harga jualnya. Ini berarti konsumen sekarang mendapatkan perangkat dengan kemampuan lebih rendah namun dengan harga yang sama.
Di sisi lain, Apple yang dikenal mempertahankan model laptopnya dalam waktu yang lebih lama dari produsen lain, ikut menaikkan harga laptopnya minimal 100 euro beberapa bulan yang lalu.
Produsen chip utama memperkirakan keterbatasan pasokan akan berlanjut karena terus meningkatnya permintaan dari industri AI. Misalnya, Micron memperkirakan kendala pasokan chip akan terus terjadi setidaknya hingga tahun 2028.
Sumber: Anadolu


















