Polda Metro Mengecek Aset Hanania Group demi Keamanan Jamaah

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Terus Telusuri Aset Hanania Group

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terus melakukan penelusuran aset terkait kasus dugaan penipuan agen perjalanan umrah Hanania Group. Langkah ini diambil untuk membantu memulihkan kerugian korban dan memberangkatkan mereka ke Tanah Suci.

Penyitaan Aset Tersangka

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyatakan bahwa sebagian aset milik tersangka sudah disita dan diamankan di berbagai daerah. Aset-aset tersebut terdaftar atas nama orang lain untuk menyamarkan asal-usulnya, termasuk tanah, bangunan, dan kendaraan.

Iman menekankan bahwa pihak kepolisian tak hanya akan menghentikan proses hukum terhadap tersangka, tetapi juga berkomitmen untuk membantu pemulihan hak-hak korban seoptimal mungkin. Salah satu aset dengan nilai signifikan berada di Semarang, Jawa Tengah, yakni sebidang tanah yang sedang dikonversi untuk membantu para korban.

Telusuri Aset Bos Hanania Travel

Saat ini, pihak kepolisian tengah menelusuri seluruh aset bos Hanania Travel, termasuk yang atas nama pribadi maupun perusahaan, guna memulihkan kerugian korban dugaan penipuan travel umrah. Proses penelusuran ini melibatkan pihak terafiliasi dengan tersangka, dan diperkirakan kerugian mencapai Rp95,22 miliar.

Hingga kini, polisi telah memblokir tiga rekening utama yang digunakan tersangka. Langkah ini diambil untuk mengamankan aset dan memastikan bahwa pemulihan kerugian korban dapat dilakukan seadil mungkin.

Source link