Polisi Bantah Tudingan Nonton Bola Saat Menerima Laporan Kekerasan
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan anggota Polsek Cengkareng diduga menonton pertandingan sepak bola saat menerima laporan korban kekerasan. Menurut Wisnu, anggota yang terlihat dalam video tersebut sebenarnya bukanlah anggota yang menangani laporan masyarakat, melainkan anggota yang bersiap untuk apel razia stasioner di wilayah Cengkareng.
Penjelasan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat
Wisnu menjelaskan bahwa seorang wanita dewasa datang ke Polsek Cengkareng pada Minggu (28/6) malam untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dialaminya. Namun, sebelum wanita tersebut tiba, terdapat laporan pencurian kendaraan bermotor yang tengah diproses oleh polisi.
Anggota SPKT kemudian memberitahukan piket Reskrim tentang dua laporan yang masuk, laporan curanmor dan laporan KDRT. Polisi kemudian meminta wanita tersebut untuk menunggu sejenak karena masih ada laporan lain yang diproses.
Reaksi Wanita Terhadap Sirene Apel Siaga
Saat sirene apel siaga berbunyi, wanita tersebut memutuskan untuk meninggalkan Polsek Cengkareng tanpa membuat laporan polisi. Wisnu menegaskan bahwa wanita itu pergi tanpa memberitahukan petugas karena tidak sabar menunggu.
Tidak ada tindakan pengabaian yang dilakukan oleh polisi, karena anggota yang terlihat dalam video adalah anggota yang bersiap untuk apel razia stasioner. Wisnu juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke 110 jika mengetahui adanya gangguan keamanan.
Kepolisian akan menindaklanjuti laporan tersebut segera dan memberikan respons sesuai prosedur yang berlaku.


















