Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memutuskan untuk memberikan hadiah sayembara senilai Rp250 juta terkait penangkapan Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR, kepada keluarga korban. Hal ini dilakukan untuk memberikan bekal masa depan kepada keluarga korban.
Dedi menjelaskan bahwa Polda Jawa Barat merupakan pemenang sayembara tersebut karena penangkapan dilakukan oleh pihak tersebut. Pak Kapolda secara langsung meminta agar hadiah diserahkan kepada keluarga korban untuk kepentingan masa depan mereka. Tindakan ini dianggap memiliki efek psikologis terhadap tersangka sehingga membuatnya bingung dan akhirnya kembali ke Bandung sebelum tertangkap.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban agar pulih sepenuhnya. Diperkirakan biaya perawatan korban dalam dua pekan ke depan mencapai sekitar Rp1 miliar. Hal ini telah disiapkan oleh pemerintah provinsi untuk memastikan bahwa korban mendapatkan perawatan yang optimal.
Keluarga korban juga tidak perlu lagi menggalang donasi untuk biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memastikan bahwa seluruh kebutuhan korban akan tercukupi dan keluarganya akan didukung selama proses pemulihan.
Langkah-langkah ini diambil setelah Polda Jawa Barat mengungkap kasus penyekapan di Bandung yang melibatkan korban yang kenal dengan pelaku melalui aplikasi Tinder. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah provinsi, diharapkan korban dapat pulih sepenuhnya dan mendapatkan keadilan yang pantas.
Source link

















