Kisah Jejak Amanah Dona dan Doni Menuju Baitullah

Kisah Inspiratif Dona dan Doni: Melanjutkan Jejak Amanah ke Baitullah

Dona Putra (32) dan kakaknya, Doni, mengalami ujian berat setelah kepergian ayah dan ibu mereka dalam waktu singkat. Di tengah kesedihan, tampak satu harapan besar yang belum terwujud, yaitu dua porsi haji yang telah didaftarkan kedua orang tua sejak tahun 2013.

Kepedulian Doni dalam Mengelola Penghasilan Keluarga

Saat diuji oleh proses pelimpahan hak porsi haji, tantangan terbesar datang dari sisi pembiayaan. Awalnya, keduanya tak memiliki gambaran jelas dari mana dana pelunasan akan diperoleh. Namun, Doni berhasil melalui kerasulan pengelolaan kebun jeruk dan sawah peninggalan orang tua di Bukit Barisan, Limapuluh Kota. Berkat berkah yang melimpah dari panen, dia mampu melunasi biaya haji mereka berdua.

Pemberian Keberanian Dona dalam Melepaskan

Sementara Dona, untuk menerima amanah porsi haji tersebut, harus melepaskan pekerjaannya sebagai karyawan di sebuah perusahaan aplikasi. Meskipun harus berhenti dari zona nyaman, ia memilih untuk melanjutkan jejak orang tua dengan penuh keyakinan dan syukur.

Perasaan syukur dan kerinduan yang mendalam tetap terasa saat keduanya menunaikan ibadah haji. Di tanah suci, nama dan doa orang tua selalu jadi bekal untuk keduanya. Doa dan impian yang selama ini terpendam, kini menjadi kenyataan dengan kesempatan menjalankan ibadah haji yang menjadi hadiah paling berharga.

Dona dan Doni membuktikan bahwa amanah tak pernah berakhir meski pemiliknya sudah tiada. Dengan upaya, kesabaran, dan keyakinan yang teguh, mereka berhasil melanjutkan jejak orang tua menuju Baitullah, membuktikan bahwa jalan tersebut selalu terbuka bagi mereka yang konsisten merawat janji dan harapan.

Source link