Pasar Tradisional Makin Melek Teknologi, APPSI Cilacap Luncurkan ‘B-CER’

Pedagang Pasar Tradisional di Cilacap Didorong untuk Melek Teknologi

Don Muzakir, Ketua Harian DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), mendorong pedagang pasar tradisional di Cilacap, Jawa Tengah agar dapat melek teknologi dan beradaptasi dengan digitalisasi pasar. Hal ini dilakukan untuk mengikuti tren pembeli yang berubah di era digital saat ini.

Muzakir menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musda dan Pelantikan DPD APPSI Cilacap di gedung IPHI Cilacap. Dia menekankan pentingnya pedagang pasar untuk menguasai platform digital agar bisa berjualan secara online, termasuk melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok, dan sebagainya.

Peran Digitalisasi Pasar dalam Meningkatkan Penjualan

Muzakir menyoroti bahwa banyak pedagang pasar di Jawa Barat dan Sumatra telah memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan penjualan. Dia menekankan bahwa pedagang harus mengikuti tren digitalisasi pasar agar tetap kompetitif dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen.

Selain itu, APPSI juga sedang mengupayakan peraturan terkait pembelian barang dari luar negeri untuk melindungi UMKM lokal. Muzakir menegaskan perlunya kerja sama antara pemerintah daerah, pengurus pasar, dan organisasi pasar dalam menjaga keberlangsungan pasar tradisional.

Langkah Strategis DPD APPSI Cilacap

Mustangin Mulyana, Ketua DPD APPSI Cilacap, mengungkapkan rencana pembentukan pasar modern berbasis digitalisasi. Melalui program ini, pedagang pasar di Cilacap akan didorong untuk mengadopsi teknologi sebagai bagian dari perkembangan zaman.

APPSI Cilacap akan meluncurkan aplikasi khusus bernama “B-CER” yang akan memudahkan pedagang untuk memasarkan produk mereka secara online. Sosialisasi tentang penggunaan aplikasi ini akan dilakukan secara bertahap kepada pedagang dan masyarakat setempat.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan pedagang pasar tradisional di Cilacap dapat terus bertumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Inisiatif ini diharapkan juga dapat memperkuat daya saing pedagang lokal di pasar tradisional.

Source link