Kementerian Investasi dan Hilirisasi Dorong Pelabuhan Tanjung Carat Menjadi KEK Hilirisasi
Jakarta – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong Pelabuhan Tanjung Carat, Sumatera Selatan, untuk menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) yang difokuskan pada pengembangan industri hilirisasi. Langkah strategis ini diambil untuk memaksimalkan potensi wilayah tersebut yang didukung oleh berbagai faktor pendukung yang sudah tersedia.
Pengganti Kawasan Tanjung Api-Api
Menurut Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu, Pelabuhan Tanjung Carat dipilih sebagai pengganti kawasan Tanjung Api-Api yang statusnya telah dicabut. Hal ini mendorong pihak terkait untuk mengembangkan Tanjung Carat sebagai pusat kegiatan hilirisasi yang terintegrasi dengan pelabuhan dan infrastruktur lainnya.
Todotua menjelaskan bahwa Tanjung Carat dipilih karena memiliki keunggulan strategis, seperti lokasi yang dekat dengan sumber komoditas yang akan diolah melalui kegiatan hilirisasi. Selain itu, kawasan tersebut juga telah dilengkapi dengan infrastruktur kelistrikan yang memadai untuk mendukung kebutuhan industri di masa depan.
Upaya peningkatan ini diharapkan dapat memberikan dorongan yang signifikan bagi pengembangan industri hilirisasi di Tanjung Carat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan secara keseluruhan.
















