Seni Gondang Lesung: Pesta Budaya Tradisional Desa Karanggedang
Pada Jumat, 8 Mei 2026, Desa Karanggedang, Kecamatan Sidareja, Cilacap menjadi saksi kegiatan sedekah bumi yang dihiasi dengan atraksi seni gondang lesung yang memukau. Dalam kegiatan tersebut, sekelompok emak-emak berpakaian adat Jawa memukau penonton dengan kepiawaian memainkan penumbuk padi, menghasilkan suara nyaring yang memukau, sambil ditemani kakawihan atau syair yang dinyanyikan pemain.
Mereka menggunakan lesung dan alu sebagai alat untuk memainkan penumbuk padi, menunjukkan kesatuan dan semangat gotong royong yang kuat di antara warga Desa Karanggedang. Seni gondang lesung, yang merupakan seni tradisional yang menakjubkan, hadir sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah dan kebahagiaan warga.
Sarana Nguri-nguri Budaya dan Kebahagiaan Warga
Tradisi seni gondang lesung ini hampir punah di Desa Karanggedang sebelum akhirnya dihidupkan kembali dan rutin ditampilkan setiap tahun sebagai bagian dari kegiatan sedekah bumi. Menurut Kepala Desa Saryo, inisiatif ini dilakukan sebagai upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal.
Perjalanan waktu telah mengubah gondang lesung dari sekadar alat penumbuk padi menjadi lambang kepercayaan dan seni budaya masyarakat Desa Karanggedang. Selain sebagai sarana hiburan, seni gondang lesung juga menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan di antara warga.
Seni gondang lesung, menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Desa Karanggedang dan mencerminkan kekayaan warisan leluhur yang patut dilestarikan dan dijaga. Keberadaannya menjadi saksi kebersamaan, kebahagiaan, dan rasa syukur warga setempat atas limpahan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.


















