Berita  

Pulihkan 70% Lahan Terdampak Bencana di Sumbar

Pemulihan Lahan Pertanian yang Rusak di Sumatera Barat Hampir Rampung

Pemerintah terus berusaha untuk mempercepat proses pemulihan lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana alam hidrometeorologi di Sumatera Barat pada akhir November 2025. Hingga saat ini, proses pemulihan lahan sudah mencapai 70 persen dari total 3.902 hektar lahan yang rusak akibat bencana tersebut.

70 Persen Lahan Terdampak Bencana Telah Dipulihkan

Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Sumbar, Afniwirman, menyatakan bahwa upaya pemulihan lahan yang rusak telah mencapai angka yang signifikan. Dari total luas lahan yang terkena dampak ringan dan sedang, sebanyak 70 persennya telah pulih kembali. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung petani dan masyarakat setempat untuk mengembalikan produktivitas pertanian.

Langkah-Langkah Pemulihan Lahan

Proses pemulihan lahan pertanian dilakukan dengan berbagai langkah, termasuk rehabilitasi fisik, penanaman kembali tanaman yang telah rusak, serta pemberian bantuan dan dukungan kepada petani. Hal ini dilakukan agar sektor pertanian di Sumatera Barat dapat segera pulih dan berkontribusi kembali pada perekonomian daerah.

Mempercepat proses pemulihan lahan pertanian merupakan langkah penting untuk memastikan ketahanan pangan di daerah tersebut tetap terjaga. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan petani dapat segera kembali berproduksi dan mencapai hasil panen yang optimal.

Dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak juga sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan ini. Sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi dampak bencana alam yang melanda lahan pertanian di Sumatera Barat.

Source link