Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melakukan koordinasi dengan OJK Jember terkait penyaluran modal usaha bagi ribuan nelayan melalui program “Stop Rentenir Osing”. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember memperkuat inklusi keuangan dengan memfasilitasi akses permodalan bagi 5.635 nelayan Banyuwangi melalui program “Stop Rentenir Osing” dengan total pembiayaan mencapai Rp117 miliar untuk pengembangan usaha. Melalui inisiatif ini, OJK bertujuan melepaskan masyarakat pesisir dari jeratan rentenir sekaligus mendorong hilirisasi ekonomi, di samping potensi pengembangan sektor pariwisata ke depan. Bupati Ipuk berharap program OJK yang membuka akses keuangan bagi para nelayan daerah terus berlanjut dan dapat diperluas bagi pelaku usaha non formal lainnya di Banyuwangi. Kepala OJK Jember, Aris, menyatakan bahwa program Osing bagi nelayan ini karena minimnya literasi keuangan sehingga rawan terjerat rentenir. OJK terus memfasilitasi nelayan untuk mengembangkan usahanya lewat bantuan permodalan. Program ini bertujuan untuk mencegah masyarakat agar tidak ke rentenir untuk mendapat pembiayaan. OJK juga tengah membidik peluang baru peningkatan ekosistem keuangan di sektor pariwisata. Seiring dengan potensi luar biasa sektor pariwisata Banyuwangi, OJK siap mendukung dengan cara mendukung para stakeholder wisata.
OJK Fasilitasi Pembiayaan Bank bagi Ribuan Nelayan Banyuwangi
Read Also
Recommendation for You

Patroli Gabungan Berhasil Membubarkan Balap Liar di Jakarta Timur Sebuah tim patroli gabungan yang terdiri…

Antisipasi Kepadatan Mina, Jamaah Haji Makassar Latihan Jalan Kaki ke Jamarat Suasana pagi di pemondokan…

Pemerintah Ungkap Modus Baru Penyelundupan Narkoba dari China Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta…

Anjing Lepas di Tiga Kawasan Surabaya, Relawan Digigit Saat Proses Evakuasi Keberadaan anjing putih yang…














