Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Provinsi Banten terjadi pada Juli hingga Agustus 2026. Fenomena El Nino diprediksi membuat musim kemarau tahun ini lebih kering dan panjang dari biasanya. Masyarakat diminta untuk mulai menghemat penggunaan air bersih dan waspada terhadap potensi kekeringan serta kebakaran lahan.
Meskipun wilayah Banten secara bertahap memasuki musim kemarau, hujan deras masih berpotensi terjadi terutama pada sore hingga malam hari. Proses penguapan air yang intensif memicu pembentukan awan Cumulonimbus yang dapat menyebabkan hujan lebat, kilat, dan angin kencang. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana hidrometeorologi jangka pendek seperti banjir lintasan di wilayah rawan serta untuk bersiap menghadapi krisis air saat puncak kemarau tiba.
Nely Ramah Kurniawati dari BMKG Wilayah II Banten juga menyarankan agar masyarakat proaktif memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal informasi meteorologi yang resmi. Warga dapat memperoleh prakiraan cuaca Provinsi Banten secara berkala melalui media sosial @bmkgwilayah2 untuk tetap siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Demikianlah imbauan dan prediksi BMKG terkait musim kemarau di Banten pada tahun 2026.


















