Pemerintah Kabupaten Trenggalek, di bawah kepemimpinan Bupati Mochamad Nur Arifin, sedang mempercepat proses perbaikan jalan di jalur strategis menjelang arus mudik Lebaran 2026. Proyek perbaikan ruas Ngetal–Gandusari hingga Gandusari–Kampak dengan anggaran Rp23,2 miliar telah diperiksa langsung oleh Bupati untuk memastikan tidak terjadi hambatan mobilitas masyarakat. Bupati menekankan pentingnya keamanan jalur ini karena adanya perkiraan peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Sebagai upaya antisipasi, kontraktor diminta untuk segera mengambil tindakan, terutama karena masa kontrak proyek berakhir pada Mei 2026.
Pentingnya kenyamanan berkendara juga menjadi perhatian dengan adanya pengaspalan sementara untuk mengurangi debu yang berpotensi mengganggu jarak pandang dan kesehatan warga sekitar. Proyek ini dilakukan oleh PT Gorga Marga Mandiri dengan durasi 150 hari, dikerjakan mulai dari 1 Desember 2025 hingga 31 Mei 2026. Perbaikan jalan dilakukan dengan tiga metode yang berbeda sesuai dengan tingkat kerusakan jalan, mulai dari pengaspalan satu lapis hingga dua lapis aspal. Sistem drainase juga menjadi fokus perbaikan untuk mencegah kerusakan akibat luapan air hujan.
Hingga saat ini, progres proyek telah mencapai 41,7 persen, melebihi target yang ditetapkan. Meski target penyelesaian pada akhir Mei, kontraktor mengusahakan agar sebagian besar ruas jalan sudah dapat difungsikan sebelum Lebaran. Dengan percepatan ini, diharapkan jalur utama tetap aman dan nyaman selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.


















