Pada bulan Februari 2026, tingkat inflasi di Sumatera Selatan mencapai 0,58 persen. Kenaikan harga terutama disebabkan oleh naiknya harga cabai merah dan daging ayam. Namun, harga beras yang stabil diyakini dapat membantu dalam menahan tekanan inflasi di pasar. Kondisi ini menjadi sorotan utama dalam dinamika ekonomi regional. Berbagai faktor tersebut mencerminkan kondisi pasar yang terus berkembang dan perlu menjadi perhatian bagi para pelaku ekonomi dan konsumen di wilayah tersebut. Copyright © ANTARA 2026. Dilarang keras menggunakan konten ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Inflasi Februari di Sumatera Selatan Naik 0,58% Berkat Stabilitas Harga Beras
Read Also
Recommendation for You

Pemain Kesatria Bengawan Solo berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 melawan…

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan energi untuk periode Ramadhan…

PT. Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan pasokan gas elpiji di Sumatera Barat…

Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan peringatan kepada masyarakat tentang risiko penyalahgunaan obat keras tramadol yang…













