Warga di sepanjang Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat, mengungkapkan protes terhadap keberadaan gubuk karaoke liar yang diduga menjadi tempat prostitusi ilegal. Protes ini ditunjukkan melalui spanduk yang berisi keresahan dan penolakan terhadap lapak-lapak liar di sekitar Tol Lingkar Luar Jakarta Barat 2. Chandra, seorang warga, mengakui bahwa lapak-lapak semi permanen tersebut sering digunakan sebagai tempat hiburan malam, dengan kegiatannya seperti karaoke dan nyanyian mengganggu ketenangan warga sekitar. Ketua RW 01 Kelurahan Meruya Selatan, Nasrullah, juga mengonfirmasi adanya keresahan warga terhadap aktivitas yang berlangsung di gubuk-gubuk tersebut. Warga berharap agar kegiatan di gubuk karaoke liar tersebut segera ditindak seiring dengan kedatangan bulan puasa. Patroli Satpol PP terlihat melakukan pengawasan di sekitar lokasi, di mana gubuk-gubuk karaoke terletak di pinggir jalan tol. Warga telah menyampaikan keberatan mereka kepada pihak desa melalui pemasangan spanduk, dan Surat keberatan warga juga sudah diserahkan. Demi menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan sekitar, keberadaan gubuk karaoke liar ini perlu segera ditindaklanjuti.
Warga Kembangan Jakbar Protes Gubuk Karaoke Liar: Pertanda Kebisingan?!
Read Also
Recommendation for You

Sejumlah relawan di Bondowoso turun langsung memperbaiki jalan berlubang yang tak kunjung tertangani. Mereka melakukan…

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat telah berhasil menangkap seorang pria yang diduga terlibat…

Operasi Pekat Semeru 2026 oleh Polres Tuban telah menghasilkan tangkapan 58 pelaku kejahatan, termasuk judi…

Kepolisian telah berhasil menangkap dua orang terduga pengedar obat keras di Jakarta Selatan sebagai bagian…

Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Penyidik KPK di Cilacap, Jawa Tengah, telah menghasilkan penetapan…













