Polisi Jakarta Barat telah menghentikan penyelidikan terhadap laporan balik yang melibatkan terduga pelaku penganiayaan, Nasio Siagian, terhadap pasangan suami istri, Darwin dan Angel. Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum korban, Machi Ahmad, yang menyatakan bahwa kasus tersebut dihentikan karena kurangnya bukti yang cukup untuk menetapkan ancaman kekerasan. Meskipun demikian, polisi telah menemukan unsur pidana pada laporan pengeroyokan yang menimpa Darwin dan Angel, sehingga kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan. Meski pihak korban sempat mempertimbangkan untuk membuat laporan balik atas dugaan laporan palsu, namun hal tersebut tidak dilakukan karena Darwin tidak ingin memanjangkan proses hukum. Polisi berharap segera menemukan tersangka dalam kasus ini, mengingat ancaman hukuman di atas lima tahun penjara sesuai Pasal 170 KUHP. Sebelumnya, Darwin dan Angel telah memenuhi panggilan polisi terkait tuduhan pengancaman yang disertai kekerasan oleh pelaku penganiayaan. Situasi ini semakin menegangkan dengan adanya dugaan ancaman kekerasan terhadap pengendara ojek online di Kembangan oleh oknum anggota TNI. Dengan demikian, tantangan polisi untuk menyelesaikan kasus ini semakin kompleks.
Penanganan Kasus Penganiayaan di Jakbar Dihentikan Polisi: Analisis
Read Also
Recommendation for You

Sejumlah relawan di Bondowoso turun langsung memperbaiki jalan berlubang yang tak kunjung tertangani. Mereka melakukan…

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat telah berhasil menangkap seorang pria yang diduga terlibat…

Operasi Pekat Semeru 2026 oleh Polres Tuban telah menghasilkan tangkapan 58 pelaku kejahatan, termasuk judi…

Kepolisian telah berhasil menangkap dua orang terduga pengedar obat keras di Jakarta Selatan sebagai bagian…

Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Penyidik KPK di Cilacap, Jawa Tengah, telah menghasilkan penetapan…













