Perayaan Tahun Baru China atau Imlek identik dengan makan bersama keluarga, berbagi angpao, serta doa dan harapan baik untuk tahun yang baru. Tradisi tersebut, ada pula sejumlah pantangan yang masih dipercaya sebagian masyarakat hingga kini. Larangan-larangan ini umumnya berkaitan dengan simbol keberuntungan dan rezeki. Meski tidak semua orang lagi mematuhinya secara ketat, banyak keluarga tetap menjaganya sebagai bagian dari tradisi.
Berikut 10 hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat Imlek: 1. Menyapu dan membuang sampah. Pada hari pertama Imlek, menyapu atau membuang sampah dipercaya bisa mengeluarkan keberuntungan dari rumah. Tradisi bersih-bersih besar biasanya dilakukan sebelum malam tahun baru. 2. Memotong rambut. Memotong rambut saat Imlek dipercaya dapat memotong rezeki dan keberuntungan. 3. Membunuh hewan. Hari-hari awal Imlek dihindari untuk kegiatan yang berkaitan dengan darah, termasuk menyembelih hewan. 4. Memberikan hadiah tertentu. Tidak semua barang cocok dijadikan hadiah, hadiah makanan manis atau buah biasanya lebih dianjurkan. 5. Mengucapkan kata-kata negatif. Ucapan saat Imlek diharapkan membawa doa baik. 6. Tidur terlalu awal di malam Tahun Baru. Tradisi untuk tetap terjaga hingga tengah malam bersama keluarga sebagai simbol menyambut tahun baru dengan penuh harapan. 7. Memiliki utang atau meminjam uang. Banyak orang berusaha melunasi utang sebelum pergantian tahun. 8. Memecahkan barang pecah belah. Memecahkan gelas atau piring dianggap melambangkan pecahnya rezeki atau keberuntungan. 9. Makan bubur di hari pertama. Bubur dulu identik dengan makanan saat masa sulit, sehingga memakannya di hari pertama dianggap kurang baik. 10. Keluar rumah pada hari keempat. Hari keempat dianggap waktu untuk berdoa dan berkumpul di rumah.
Meski bersifat kepercayaan turun-temurun, pantangan ini menjadi bagian dari budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi yang merayakan, mengikuti tradisi tersebut dianggap sebagai cara menjaga harapan akan keberuntungan dan kelancaran di tahun yang baru.





