Berita  

Tantangan Penguatan Literasi Al Quran dalam Pendidikan

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa penguatan literasi Al Quran di sekolah umum masih menjadi tantangan utama dalam pendidikan keagamaan nasional. Hasil asesmen kemampuan baca Al Quran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menunjukkan bahwa kurangnya kemampuan membaca Al Quran dapat berdampak pada kualitas pembelajaran agama di kelas. Mayoritas guru PAI di Pulau Jawa masih berada pada kategori dasar menurut hasil asesmen.

Menag menegaskan bahwa asesmen ini merupakan langkah awal untuk memperkuat fondasi pendidikan agama. Meskipun asesmen saat ini baru dilakukan di Pulau Jawa, penting untuk diperluas ke wilayah lain agar dapat memberikan gambaran kondisi nasional secara menyeluruh. Kementerian Agama berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas guru PAI secara nasional berdasarkan hasil asesmen kemampuan baca Al Quran.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menambahkan bahwa asesmen ini membuka gambaran riil kondisi di lapangan yang sebelumnya belum terpetakan dengan baik. Data dari asesmen tersebut akan menjadi dasar penting bagi intervensi kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama secara keseluruhan. Pemetaan kemampuan baca Al Quran guru PAI akan terus diperluas ke wilayah lain di luar Pulau Jawa guna memastikan keberlanjutan dan pemantauan yang lebih baik.

Source link