State Grid Xinjiang Electric Power Company mengumumkan bahwa transmisi listrik dari Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China barat laut telah mencapai rekor lebih dari 1 triliun kilowatt-jam (kWh) pada Senin. Program transmisi ini telah berlangsung sejak 2010 dan telah memasok listrik ke 22 provinsi di seluruh China, memberikan dukungan yang signifikan terhadap ketahanan energi nasional.
Dari total listrik yang disalurkan, hampir 30 persen berasal dari sumber energi baru seperti tenaga surya dan angin. Hal ini tidak hanya menghasilkan manfaat ekologis yang signifikan, tetapi juga mengurangi konsumsi batu bara sebanyak 89,53 juta ton dan emisi karbon dioksida sebanyak 240 juta ton.
Xinjiang, yang kaya akan sumber daya batu bara, surya, dan angin, telah membangun jaringan listrik yang kuat dengan lima saluran transmisi utama. Dengan kapasitas transmisi mencapai 33 juta kilowatt, infrastruktur ini memfasilitasi transmisi listrik skala besar antarwilayah.
Untuk mengoptimalkan penggunaan saluran transmisi, Xinjiang telah terintegrasi ke dalam pasar listrik nasional yang terpadu dan menerapkan sistem perdagangan yang fleksibel. Dengan memanfaatkan perbedaan waktu antara wilayah tersebut dengan China bagian timur, mereka dapat menyeimbangkan pasokan dan permintaan listrik dengan lebih efisien.












