Berita  

Evakuasi 25 Korban Meninggal di Salareh Aia oleh Tim Gabungan Kabupaten Agam

Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhasil mengevakuasi 25 korban meninggal dunia dalam musibah banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Koto Alam oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Agam, Basarnas Padang, Batalyon TP 897 Singgalang, Satpol PP Damkar Agam, masyarakat, dan unsur lainnya. Korban yang sudah teridentifikasi antara lain Rika, Mawar, Manik, Ranti, Aisyah, Sinyur, Erik, Siaih, Siem, Agusri, Khaidir, Widya, Ningsih, Nilla, Feby, Yen, dan Pelangi, sementara delapan korban lainnya belum teridentifikasi.

Pencarian korban masih berlanjut di beberapa daerah termasuk Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Toboh, Nagari Malalak Timur, Ariki, dan Nagari Dalko. Curah hujan yang tinggi sejak 22 November 2025 telah menyebabkan berbagai bencana alam seperti tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang, dan banjir di 16 kecamatan. Tim gabungan terus melakukan pencarian korban serta evakuasi korban yang terdampak banjir.

Di samping itu, BPBD Agam telah mendirikan 26 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan korban bencana alam. Meskipun demikian, seorang penyintas banjir dilaporkan meninggal dunia setelah menolak dievakuasi, menunjukkan betapa pentingnya kesigapan dan kesadaran dalam menghadapi bencana alam. Semoga tim gabungan dapat menemukan korban yang belum ditemukan dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Source link