Pada perdagangan hari ini, IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) dengan berada di posisi 8.570,25. Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik memastikan bahwa penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) didukung oleh saham-saham multi-sektor, bukan hanya sektor tertentu. Jeffrey menjelaskan bahwa kenaikan IHSG yang signifikan merupakan mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh sentimen positif baik dari tingkat domestik maupun global. Sejak awal tahun 2025, IHSG tercatat menguat 1,490,34 poin atau 21,05 persen year to date (ytd) ke posisi 8.570,26. Data perdagangan BEI pada Senin menunjukkan bahwa IHSG ditutup menguat 155,90 atau 1,85 persen ke posisi 8.570,25. Sementara itu, sebelas sektor mengalami kenaikan, dengan sektor barang konsumen non primer, industri, dan properti mendominasi kenaikan. Frekuensi perdagangan saham mencapai 2.551.884 kali transaksi dengan jumlah saham senilai Rp45,65 triliun. Ada 343 saham yang mengalami kenaikan, 297 saham turun, dan 172 saham tidak mengalami perubahan nilai. Semoga pertumbuhan positif IHSG dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pasar ke depan.
Rekor Tertinggi BEI: IHSG Dikuatkan oleh Saham Multi-Sektor
Read Also
Recommendation for You

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI telah melakukan identifikasi terhadap penanganan korban bencana…

Pencapaian sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) Indonesia pada Tahun Perak Abad ke-21 menunjukkan…

Pemerintah Kota Jakarta Barat telah mengambil langkah proaktif dengan mengaktifkan posko siaga bencana, prasarana, dan…

Gerbang Handara di Kabupaten Buleleng, Bali, menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati oleh turis…

Distribusi bantuan lewat udara mengalami peningkatan pada hari ini, dengan 20 sorty yang telah dijalankan…













