Integrasi Deep Learning untuk Guru Kristiani di UKWK Malang

Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang menggelar seminar implementasi deep learning berbasis edutainment bagi guru-guru sekolah Kristiani di Malang Raya. Seminar ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, reflektif, dan berakar pada nilai kemanusiaan. Pendekatan ini menekankan bahwa teknologi harus digunakan sebagai sarana untuk menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, bukan hanya sebagai alat belaka.

Dalam seminar ini, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UKWK, Lis Lestari, menyatakan pentingnya inovasi pembelajaran agar siswa dapat berkembang sebagai manusia yang humanis. Fasilitator utama, Ardi Wina Saputra, membagi peserta ke dalam tiga kelompok: gembira, sadar, dan bermakna. Pola interaksi ini bertujuan untuk mendorong peserta mengeksplorasi proses pembelajaran dengan lebih mendalam.

Ardi menekankan bahwa pembelajaran mendalam memerlukan pengolahan hati, rasa, pikiran, dan gerakan secara terintegrasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang sadar, bermakna, dan menggembirakan. Tujuan utama dari seminar ini adalah agar guru-guru dapat membawa pulang metode pembelajaran yang lebih dinamis dan kolaboratif, sesuai dengan esensi pendidikan mendalam yang menanamkan nilai kemanusiaan sesuai ajaran Katolik.

Selain itu, Agustinus Indradi juga memberikan pandangan tentang edutainment sebagai strategi pendidikan masa kini. Ia menekankan pentingnya aspek-aspek seperti “Paikem Gembrot” dan konsep IM3 (ice breaking, materi, metode, dan media) dalam menyusun suasana belajar yang efektif. Suster Teresia Wruin, ALMA, Kepala SDK Bhakti Luhur Malang, mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan bahwa banyak hal baru yang diinspirasikan dari acara tersebut bisa diterapkan di sekolah.

Source link