PLN Nusantara Power Mendorong Konstruksi Ramah Lingkungan

PLN Nusantara Power, melalui anak perusahaannya PLN Nusantara Power Construction, telah berhasil menyelesaikan EPC 65 proyek gardu induk dengan total kapasitas 3.320 Mva, termasuk Gardu Induk 150 kV Kayu Tangi di Kalimantan Selatan. Dalam sebuah acara di Jakarta, PLN Nusantara Power (PLN NP) memperkenalkan solusi konstruksi ramah lingkungan sebagai respon terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan. Melalui anak usahanya, yaitu PLN Nusantara Power Construction (NPC), perusahaan ini telah menunjukkan layanan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) yang mendukung berbagai proyek strategis dalam dan luar negeri. Berbagai proyek yang telah berhasil dilaksanakan termasuk pembangunan pembangkit listrik, transmisi, gardu induk, dan program Availability Improvement Program (AIP) untuk mendukung keandalan listrik nasional. PLN NPC juga terlibat dalam proyek internasional seperti kereta listrik ganda East Coast Rail Link (ECRL) Malaysia sepanjang 665 km. Selain itu, perusahaan juga menghadirkan inovasi pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) sebagai material inovatif untuk infrastruktur hijau yang efisien dan ramah lingkungan. Dengan kapasitas produksi yang besar, PLN Nusantara Power siap untuk memasok material konstruksi ramah lingkungan di seluruh Indonesia. Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menekankan pentingnya kontribusi perusahaan dalam pembangunan hijau di Indonesia melalui layanan dan inovasi yang dipersembahkan. Kontribusi tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur di Indonesia dan mendukung transisi menuju energi bersih di masa depan.

Source link