Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memastikan bahwa kegiatan Car Free Day (CFD) di Jakarta akan tetap dilaksanakan pada Minggu (31/8) kecuali ada kendala yang luar biasa. Pramono menyatakan bahwa penyelenggaraan CFD saat ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Jakarta aman di tengah eskalasi unjuk rasa. Dia juga telah meminta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membersihkan jalanan setelah unjuk rasa serta melakukan pembersihan sisa efek gas air mata. Pramono juga merespon dengan menyerukan kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta untuk lebih aktif dalam menyosialisasikan kepada masyarakat pentingnya menjaga kedamaian di Jakarta demi kemajuan daerah. Selain itu, berbagai kelompok mahasiswa, seperti BEM SI dan BEM UI, telah melakukan demonstrasi sebagai tanggapan atas kematian seorang pengemudi ojek online yang terlibat dalam insiden dengan kendaraan taktis (rantis) Brimob. Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, juga telah mengungkapkan bahwa tujuh aparat Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut masih dalam proses pemeriksaan. Insiden tragis yang menimpa pengemudi ojek online tersebut menyulut unjuk rasa dari masyarakat yang kemudian berlangsung di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat.
Pramono Nyatakan Car Free Day Tetap Berlangsung
Read Also
Recommendation for You

IDI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak SDN 173149 Parsingkaman,…

Striker anyar Persija Jakarta Alaaeddin Ajaraie merasa bersyukur meskipun gol debutnya dibatalkan oleh wasit saat…

PT Hutama Karya (Persero) telah berperan dalam menyediakan air bersih di tiga lokasi hunian sementara…

Musim hujan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada…

Pendidikan memiliki peran strategis dalam mengatasi masalah kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan…








