Polisi telah menangkap tersangka penyedia tim pengintai dalam kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang pembantu bank di Jakarta Pusat. Tersangka, RS, berhasil ditangkap setelah melarikan diri dari rumahnya di Semarang sebelum petugas tiba. Berkat pengejaran yang dilakukan, dia berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Jawa Tengah.
Tersangka tersebut disebut berperan dalam menyediakan tim pengintai dan tim IT dalam kasus penculikan dan pembunuhan korban. Dengan penangkapan RS, total 15 tersangka telah diamankan oleh kepolisian, di mana ada sembilan tersangka lain yang juga terlibat dalam aksi kriminal tersebut.
Peran tersangka C, DH, YJ, dan AA adalah sebagai aktor intelektual atau otak aksi kriminal, sementara tersangka AT, RS, RAH, dan RW sebagai pelaku penculikan. Sementara itu, enam tersangka lainnya masih belum diungkap perannya oleh pihak kepolisian.
Polda Metro Jaya mengungkap bahwa pelaku di dalam kasus itu terbagi ke dalam beberapa klaster, seperti klaster aktor intelektual, klaster yang membuntuti, klaster yang menculik, dan klaster yang melakukan penganiayaan yang berujung pada kematian korban. Informasi ini diungkapkan oleh Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Jakbar.


















