Kisah Imam Hidayat dan Cor Jasad Nurminah: Cemburu dan Tragedi Cinta

Imam Hidayat, seorang tersangka di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, telah mengaku bahwa motif di balik tindakannya menembak kepala Nurminah menggunakan senapan angin laras panjang adalah rasa cemburu. Kepala Satreskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Mardiwinata, menjelaskan bahwa sebelum melakukan tembakan tersebut, tersangka juga melakukan penganiayaan dengan cara memukul wajah korban. Korban akhirnya tidak sadarkan diri dan tubuhnya diseret ke lubang sumur di area dapur. Setelah mengubur tubuh korban, tersangka menutup lubang sumur dengan material bangunan dan semen pasir, akhirnya Imam Hidayat ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana. Kepolisian menemukan barang bukti yang memperkuat dugaan pelanggaran Imam Hidayat terhadap regulasi hukum terkait pembunuhan dan penganiayaan, yang bisa mengakibatkan hukuman penjara hingga mati. Selain itu, jasad korban pertama kali ditemukan pada 22 Agustus dan kesalahan pelaku berhasil terungkap pada 23 Agustus, setelah keluarga korban curiga dengan pesan terakhir yang mereka terima. Saat ini, kepolisian telah menahan Imam Hidayat untuk penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Source link